Selasa, 15 April 2014

Ceroboh ku

Aku adalah karakter ceroboh dalam sebuah novel.

Ya Allah siapapun yang kuceritakan bahwa kemarin aku jatuh dua kali dan salah satunya jatuh di depan sekolah, pasti mengatakan "nggak level"
Pasti ketawa. Lah baru aja depan gerbang kok yo jatuh.
Sekarang badanku njarem banget, mau pijet nggak sempet.
Sudah kesekian kali aku jatuh dari motor, dan itu semua murni karna kecerobohanku. Alhamdulilah baik-baik saja. Terakhir yang nggak kalah memalukan adalah pas mau darling ke rumah rosi. Kepeleset pasir, kala itu aku malu banget sama anak kelas 12. Bekas lukanya masih rapi di lututku.
Kalau jatuh kok ya nggak keren banget.
Malah kata adekku "mbak..mbak.. Hobi kok tibo" -__-

Nggak papah, selama aku masih bisa berdiri kembali :)

Senin, 14 April 2014

You do have everything :)

You have everything I don't.

Kamu punya segala yang tidak dimiliki orang lain. Sebaliknya orang lain punya yang tidak kamu miliki.

Bukankah Allah itu MahaAdil ?

Pas unas kenapa gurunya nggak libur??...

Aku berakhir bersama ustadah nenden dan ustadah dyah di ruangan ustad heru -Labkom.

Kok cuma muridnya aja yang diliburin?

Lagi-lagi aku merasaaa... *sama seperti sebelum-sebelumnya*
Kayak orang nggak bermanfaat, ada aku atau nggak ada aku nggak ngefek -__-
Aku sungkan, dianggap guru ya bukan tapi dibilang murid apalagi. Aku ini siapa? Aku ini ngapain?

Hari ini bikin rekor jatuh dari motor dua kali. Pertama kali pas berangkat jatuh di depan masjid Gedangan dan kedua pas mau beli sarapan, jatuhnya? jatuhnya di depan sekolah pas. Hahaha, aku pengen ketawa tiap kali inget. Depan sekolah pas nyebrang, tiba-tiba gubrak! Aku dan ustadah nenden terduduk di atas aspal.
Lumayan ada tiga plester di kaki dan lumayan bengkak. Lucu kok aku iki. =D

Hebatnya dua kali jatuh tadi, rok-ku nggak bolong..Ayeeeyyy.

Rabu, 09 April 2014

Sama

Aku tidak butuh dipahami, aku hanya ingin diterima apa adanya.

Sama..
Mungkin aku tidak bisa memahami tapi aku *Insya Allah* bisa menerima apa adanya.

Cobalah bayangkan berada di posisi orang lain, tidak akan semudah yang kau kira, tidak akan semudah kau menghakimi.

Setiap orang itu istimewa.
Dan setiap orang itu tak tergantikan.